PORTAL ASURANSI TERPERCAYA
Senin - Jumat 08:00 - 17:00 WIB
021 806 00 828 / 0812-8362-7588
Senin - Jumat 08:00 - 17:00 WIB
021 806 00 828 / 0812-8362-7588

Antisipasi Kebiasaan Baru Anak, Saat di Sekolah

Gaya Hidup dan Kesehatan  |  06 January 2021  |   105 Pengunjung

Antisipasi Kebiasaan Baru Anak, Saat di Sekolah

Gaya Hidup dan Kesehatan  |  06 January 2021 Antisipasi Kebiasaan Baru Anak, Saat di Sekolah

Menjelang akhir 2020 lalu, pemerintah pusat sempat mencanangkan Kegiatan Belajar Mengajar, kembali di lakukan di area sekolah, namun karena lonjakan kasus Covid19 yang semakin meninggi, membuat pemangku kebijakan memperpanjang sistem pendidikan daring di lakukan dari rumah, kendati demikian, beberapa wilayah akan melakukan uji coba, sekolah tatap muka pada bulan Februari mendatang, Bunda, sudah siapkah dengan adaptasi si kecil di sekolah nanti ?

Sebelum pandemic menginvasi, setiap sekolah pada tahun ajaran baru, selalu menjalankan program, Masa Orientasi Siswa Baru, dimana perkenalan antar siswa, perkenalan pada guru dan lingkungan sekolah di jalankan, hari-hari program ini berjalan, sangatlah seru, terutama bagi kita para orang tua yang menemani si kecil ke sekolah pertamanya, namun di tahun kemarin berbeda, yang membuat anak kita saling mengenal melalui gadget, dan akan mengalami awkward di perkenalan dengan lingkungan dan temannya, hingga kebiasaan barunya nanti, apa saja itu ? dan adakah langkah antisipasinya ?

1. Kata-kata Baru
Si kecil akan mendapat kata-kata baru dari temannya, begitupun temannya, akan mengenal kalimat baru, melalui gadget yang sering di mainkannya, tak jarang, anak-anak ini akan meniru perkataan yang tak pantas, karena asal viral saja, sebagai bunda, sebaiknya dengan tegas segera melarang kalimat yang mungkin memang tak di mengerti, namun terdengar tak layak di lontarkan oleh anak seusia Sekolah Dasar tersebut, memberinya pengertian dan membuatnya berjanji agar tak mengulanginya.

2. Bangun Pagi
Jika sekarang yang masih menerapkan sistem belajar mengajar Daring, biasanya para bunda dan guru masih dapat mentolerir kebiasaan terlambat si kecil, nanti jika sudah di haruskan hadir di sekolah, perlahan bunda harus lebih ketat lagi untuk jam tidur malamnya agar tidak larut, supaya keesokan paginya mudah bangun dan terbiasa bangun pagi dalam keadaan segar dan siap belajar dengan semangat.

3. Bekal dan Jajan
Ada kalanya, saat di sekolah nanti, si kecil akan membeli jajan di kantin sekolah di karenakan keinginannya menikmati jajanan bersama temannya, atau kondisi lain
ketika bunda tidak sempat membuatkannya bekal untuk di sekolah, sebaiknya di minggu-minggu pertama, pantau dan dampingi sang anak agar lebih selektif memilih jajanan.

4. Biasakan Tanpa Orang Tua
Jika sejak masih di Taman Kanak-kanak sudah di ajarkan berangkat dan pulang sendiri dari sekolah, tentu ini sudah bagus, namun jika belum, sudah saatnya bunda melatih si kecil untuk di tinggal di sekolah setelah di antar, dan hanya di bertemu lagi jika di jemput untuk pulang sekolah. Melatih kebiasaan dan kata-kata baru si kecil, yang di sebabkan kehidupan barunya di area sekolah nanti, akan cukup memusingkan apabila kita tidak cermat dan sabar, 
karena bukan 100% salah anak, karena sejak adanya gadget dan kemudahan pertukaran informasi, tentu memberikan informasi baru bagi perkembangan anak, layaknya 2 mata pisau, bisa sangat berguna, namun juga cukup mengkhawatirkan.

Tak sampai di situ, perlindungan bagi anak dengan Asuransi Kesehatan sangatlah di butuhkan, lantaran jenis produk asuransi ini mampu memberikan perlindungan bagi bunda dan si kecil.(arm)