PORTAL ASURANSI TERPERCAYA
Senin - Jumat 08:00 - 17:00 WIB
021 806 00 828 / 0812-8362-7588
Senin - Jumat 08:00 - 17:00 WIB
021 806 00 828 / 0812-8362-7588

Area Handbrake Bus Yang Mesti Dijauhkan Dari Jangkauan Anak-Anak

Otomotif  |  08 May 2023  |   255 Pengunjung

Area Handbrake Bus Yang Mesti Dijauhkan Dari Jangkauan Anak-Anak

Otomotif  |  08 May 2023 Area Handbrake Bus Yang Mesti Dijauhkan Dari Jangkauan Anak-Anak

Bus pariwisata yang meluncur ke dasar sungai Guci, Jawa Tengah disinyalir akibat masalah pada rem parkir. benarkah? Viral bus pariwisata yang masuk ke jurang lalu terbalik di Tempat Wisata Air Guci, Jawa Tengah. Kecelakaan yang terjadi kemarin Minggu, 7 Mei 2023 sewaktu rombongan wisatawan hendak pulang ke Tangerang. 

Ketika kecelakaan itu terjadi, bus pariwisata tersebut sedang keadaan tidak berjalan. Kecelakaan terjadi justru sewaktu para penumpang bus pariwisata itu sedang rehat sejenak di sekitar Wisata Air Guci, Tegal, Jawa Tengah. 

Bus pariwisata masuk ke jurang pada keadaan menyala tanpa sopir yang posisinya parkir. Bus melaju pada area parkir di dataran lebih tinggi sampai tercebur jurang berketinggian serinya 5 meter. Dari banyaknya kesaksian korban selamat, penyebab utama bus nyemplung ke Guci, Tegal adalah karena rem tangan yang terlepas.

Lantas, apakah benar rem parkir bus mudah terlepas?
Mengoperasikan rem tangan atau handbrake pada bus memang mempunyai tahapan-tahapan langkah. Wajib untuk dipastikan area kemudi jauh dari jangkauan anak-anak.

Fitur rem parkir bus umumnya tuas yang bisa dioperasikan oleh mereka yang sudah profesional. Melihat kondisi ini, tentu saja sangat kecil kemungkinan sebuah rem parkir bus bisa dioperasikan bagi mereka masyarakat biasa. 

Dilain sisi, rem parkir bus ternyata memang bisa terlepas dengan mudah. Bahkan bisa dilakukan seorang kecil sekalipun. Menonaktifkan rem parkir bus juga terbilang mudah, cukup ditarik otomatis sudah dapat membuat rem parkir terbebas. 

Amankan dari jangkauan anak-anak
Berdasar pada fakta diatas, tuas rem parkir bis mudah ditarik. Ada baiknya pastikan supaya kondisi aman serta jauh dari anak-anak. Terlebih lagi, sopir bis biasanya ada kebutuhan yang kemungkinan meninggalkan bus yang kadang mesin dibiarkannya menyala.

Ban dari bus yang diparkir tanpa sopir ada baiknya juga diganjal. Kondisi seperti ini dilakukan guna mengantisipasi bis melaju tanpa sopir ketika sedang posisi parkir.

Pelajaran dari kasus bus pariwisata Guci Tegal
Sampai saat ini Kepolisian Republik Indonesia masih menyelidiki penyebab pasti bus yang tiba-tiba melaju hingga masuk sungai. Namun ternyata jangkauan anak-anak masih bisa tersentuh diarea kemudi. 

Maka dari itu, ASURANSIKU.id menyarankan bagi sahabat ASURANSIKU.id yang berprofesi Sopir serta hendak meninggalkan bus diharap memastikan kondisi aman. Begitu juga bagi orang tua ada baiknya untuk menegur bila melihat anak kecil sewaktu di ruang sopir supaya bis selalu pada kondisi aman. 

Agar mengantisipasi bus bisa melaju tanpa sopir sewaktu parkir, baiknya agar di ban bus selalu terganjal baik itu bus berusia tua atau yang masih muda. Tujuan pengganjalan roda ini adalah langkah untuk pengaman saja. 

Sewaktu melihat anak kecil yang berada di ruang sopir ketika kendaraan terparkir baiknya langsung jauhkan dari area itu. Juga untuk sopir bus yang hendak beranjak dari kendaraannya, pastikan selalu supaya situasinya telah aman.(ast/rsv)