PORTAL ASURANSI TERPERCAYA
Senin - Jumat 08:00 - 17:00 WIB
021 806 00 828 / 0812-8362-7588
Senin - Jumat 08:00 - 17:00 WIB
021 806 00 828 / 0812-8362-7588

Sakit Setelah Liburan Tahun Baru 2023 Bukan Semangat Tapi Lemas

Gaya Hidup dan Kesehatan  |  02 January 2023  |   176 Pengunjung

Sakit Setelah Liburan Tahun Baru 2023 Bukan Semangat Tapi Lemas

Gaya Hidup dan Kesehatan  |  02 January 2023 Sakit Setelah Liburan Tahun Baru 2023 Bukan Semangat Tapi Lemas

Sakit Setelah Liburan - Selepas liburan sejenak Tahun Baru 2023 serta menjauhi kesibukan dunia kerja, mestinya kamu lebih bersemangat untuk beraktifitas di kantor. Namun, bila yang terjadi sebaliknya gimana? Hati-hati, ini bisa jadi pertanda kamu sedang terkena post holiday atau vacation blues.
Bagi warga negara Indonesia gejala ini dialami seusai libur panjang seperti waktu Tahun Baru 2023 ini. Diwaktu mengalami sindrom ini, kamu cenderung akan tak bersemangat atau merasa kurang produktif ketika bekerja. Ini tentu berakibat pada pekerjaan yang jadi terbengkalai.

Definisi Post Holiday Blues
Sindrom pasca liburan biasa juga dikenal post holiday atau vacation blues, merupakan tumpukan-tumpukan perasaan negatif yang muncul selepas berlibur.
Gejala yang muncul dari sindrom ini tak berbeda jauh dengan kecemasan atau gangguan emosi. Berikut gejala-gejala Post Holiday Blues, di antaranya :

  • Insomnia
  • Mudah lelah
  • Sulit Berkonsentrasi
  • Kecemasan
  • Perasaan sedih yang berkelanjutan

Bedanya, gejala-gejala diatas muncul hanya seusai liburan. Ini disebabkan perasaan liburan selesai lalu mesti kembali ke rutinitas kerja lagi. Kamu tak lagi menemukan kegembiraan atau semangat sewaktu saat mau berlibur.
Akibatnya, sindrom ini membuatmu kurang bersemangat untuk kembali jalani rutinitas. Tentu saja, ini berakibat kurang baik bagi pekerjaanmu.

Penyebab post holiday blues

  • Financial stress: mulai dari di vila, beli kado tahun baru, sampai aktivitas liburan lainnya, tak heran bila setelahnya kamu menjadi financial stress, kecemasan akut yang melelahkan.
  • Perasaan kehilangan: Di masa liburan serta berkumpul bersama teman atau keluarga, kamu merasa dikelilingi mereka yang kamu sayangi, saat itu mesti berakhir, kamu merasa kehilangannya.
  • Seasonal affective disorder (SAD): Terdapat perubahan suasana serta pola keseharian yang membuat perasaan holiday stress meningkat.
  • Kesehatan mental: Bila memiliki masalah mental, maka post holiday blues dapat berdampak cukup besar. Kamu merasa kondisi lebih buruk sewaktu liburan, begitu juga ketika selesai. Sewaktu terjadi hal ini, baiknya segera konsultasi pada mereka yang profesional.

Dengan mengetahui penyebab vacation blue diatas, semoga dapat mengantisipasinya agar tidak terjadi bagi diri sendiri. Tidak kalah penting juga memiliki asuransi kesehatan, agar kamu bisa menjalani hari setelah liburan dengan lebih tenang.