PORTAL ASURANSI TERPERCAYA
Senin - Jumat 08:00 - 17:00 WIB
021 806 00 828 / 0812-8362-7588
Senin - Jumat 08:00 - 17:00 WIB
021 806 00 828 / 0812-8362-7588

Perawatan Mobil Listrik

Otomotif  |  14 May 2022  |   50 Pengunjung

Perawatan Mobil Listrik

Otomotif  |  14 May 2022 Perawatan Mobil Listrik

Mobil listrik kini merambah pasar Indonesia, tidak sedikit para pecinta otomotif dengan budget yang sesuai, berhasil memiliki mobil yang terkenal eco friendly ini, karena sistem pembakarannya berbeda, jelas penggunaan dan perawatannya berbeda.

  1. Servis Rutin
  2. Slow Charging
  3. Filter AC
  4. Cek Radiator
  5. Buku panduan

Mobil listrik seringkali tidak memberikan sensasi berkendara mobil pada umumnya, karena mobil ini tidak mempunyai suara mesin, sehingga terasa sangat berbeda, namun bagi sebagian orang, terdapat daya tarik tersendiri, mesi begitu pabriknya bisa saja membuat suara mesin buatan.

Beberapa part perawatan seperti komponen utama, yang tetap dibutuhkan mobil listrik supaya tetap bisa bekerja dengan baik adalah motor listrik, sistem penggerak dan baterainya, yang juga 
tidak kalah penting dari software yang mengatur sistem komputasinya.

Tak menampik pula pembakaran internal yang terlibat didalamnya, sebagai komponen penggerak yang berjumlah banyak didalam mesinnya, karena semua bagian partnya membutuhkan sistem pelumasan, yang harus diganti secara insentif, karena jika tidak, tentu akan rusak.

Servis Rutin 
Perawatan mobil listrik agar lebih optimal, tentunya si pemilik disarankan mengunjungi bengkel resmi, karena mobil listrik masih menjadi yang terbaru di Indonesia, maka, perawatannya harus dilakukan oleh pihak yang benar mengenal secara principal produk ini.

Sama halnya seperti mobil pembakaran internal, servis rutin, berguna untuk melakukan cek up atas bagian penting kendaraan, sebagai contoh, mobil listrik Hyundai, cukup melakukan servis rutin di dealer resmi setiap 15.000km.

Slow Charging
Mobil listrik terdapat beberapa mode pengisian energi yang berbeda, contohnya adalah slow charging atau fast charging, penggunaan mode ini juga berpengaruh terhadap kondisi juga usia baterai yang digunakan, mode charge baterai dengan slow charging ini memakai AC atau alternating current.

Sedangkan untuk Fast Charging memakai DC atau Direct Current, meski melambat, metode pengisian baterai seperti ini adalah cara yang paling disarankan, karena aman dan membuat baterai lebih awet, sangat cocok saat dicharge di area pribadi, namun jika di charge di fasilitas pengisian umum, fast charging adalah pilihan utama.

Filter AC
Memang tidak langsung berkaitan dengan performa mesin, tentunya perawatan part filter AC mobil listrik sangatlah penting, karena berkaitan dengan kenyamanan dan kesehatan udara didalam mobil, konsultasikan dengan mekanik dealer, mengenai perawatan dan penggantian rutin filter AC.

Cek Radiator
Beberapa kesamaan mobil mesin reguler atau mobil mesin dengan pembakaran internal dan mobi listrik adalah, sama sama memiliki radiator didalamnya, yang berfungsi sebagai komponen pendingin, perlu diingat, bahwa mobil listrik harus tetap menjaga suhu kerja agar tetap berjalan dengan baik, contohnya adalah coolant atau air radiator yang memang tidak harus sering diganti.

Buku Panduan
Petunjuk yang paling informatif berada di buku manual atau buku panduannya, pemilik diwajibkan memahami anjuran yang tertulis dibuku ini, hal ini karena mobil listrik menjadi sesuatu yang baru, bagi pecinta otomotif umumnya, meski begitu, terdapat beberapa aspek yang belum familiar, bahkan bagi anda para pengguna mobil roda empat umumnya.

Memiliki mobil listrik memang memberikan kesan eksklusif karena masih jarang penggunaannya, meski begitu cara pengoperasiannya haruslah mengikuti panduan yang dianjurkan pabrikan. Meski begitu, di Indonesia, sudah terdapat asuransi mobil listrik, untuk anda yang telah memiliki mobil jenis ini.(Arm)