PORTAL ASURANSI TERPERCAYA
Senin - Jumat 08:00 - 17:00 WIB
021 806 00 828 / 0812-8362-7588
Senin - Jumat 08:00 - 17:00 WIB
021 806 00 828 / 0812-8362-7588

Budidaya Bayam Merah

Peternakan,Peliharaan dan Pertanian  |  07 March 2022  |   308 Pengunjung

Budidaya Bayam Merah

Peternakan,Peliharaan dan Pertanian  |  07 March 2022 Budidaya Bayam Merah

Budidaya Bayam Merah

Bayam merah tidak sepopuler saudaranya yang ada di mana-mana, bayam hijau. Selain itu, pemasaran bayam merah juga kurang peminatnya. Tetapi menanam bayam merah cukup menguntungkan, karena bayam jenis ini tidak mengenal musim, yaitu dapat tumbuh pada bulan Januari sampai Desember setiap tahunnya. Anda juga dapat menanamnya, tidak peduli apakah Anda tinggal di iklim yang dingin atau panas. Untuk menanam bayam merah dengan sukses, ikuti petunjuk di bawah ini:

Mempersiapkan lahan untuk menanam bayam merah

Pilih lokasi penanaman dengan tanah subur yang memenuhi kriteria tanah untuk bayam merah. Pastikan tidak ada angin kencang di tanah. Menggemburkan tanah dengan mencampurkan pupuk drum. Kemudian buatlah bedengan dengan ukuran panjang 100 cm sampai 200 cm dan lebar 30 cm. Buat saluran drainase antar bedengan dengan jarak 30 cm. Siram secara teratur dan pupuk setiap 2 minggu sekali agar tanah diberi makan dengan baik sebelum tanam.

Penyemaian Tanaman Bayam Merah

Pertama, siapkan mulsa dengan mencampurkan tanah, kulit dan humus dengan perbandingan 2:1:1. Kemudian sebarkan benih bayam merah di petak bunga dan tutupi sedikit dengan tanah campuran. Cuci alat penyemprot setiap pagi dan sore hari dua kali sehari.

Pastikan penaburan dilakukan di tempat yang sedikit teduh dan pastikan tanahnya lembab tetapi tidak basah. Saat benih sudah berkecambah dan tingginya mencapai 3-6 cm, Anda bisa mulai menanam.

Proses Penanaman Bayam Merah

Hanya memilih tanaman bayam merah dalam kondisi baik. Buat lubang tanam dengan jarak antar lubang 10 sampai 15 cm. Pastikan lubangnya tidak terlalu besar atau terlalu kecil. Ambil bijinya dengan hati-hati agar tidak merusak akar biji bayam merah. Kocok bibit bayam merah sebelum menanam bayam lebih lanjut untuk menghilangkan tanah yang menempel.

Kemudian masukkan benih ke dalam lubang tanam. Tutup lubang tanaman dengan campuran tanah dan pupuk, dan padatkan tanaman sampai dapat berdiri. Tutupi tanah dengan jerami atau kompos organik lainnya untuk mencegah gulma. Setelah proses penanaman selesai, Anda perlu merawat tanaman bayam merah Anda dengan sangat serius.

Perawatan bayam merah

Fokus pada air, yang merupakan perawatan paling penting untuk bayam merah. Siram bayam merah dua kali sehari, setiap pagi dan sore. Gunakan air yang dicampur dengan pupuk cair untuk irigasi selama satu minggu setelah tanam bayam merah.

Setelah seminggu, Anda dapat melanjutkan proses irigasi dengan air bersih. Penting juga untuk memupuk bayam merah agar tumbuh dengan baik. Pemupukan sebaiknya dilakukan dalam 2-3 minggu menggunakan pupuk Kendang.

Selama penanaman, Anda harus menghilangkan gulma yang tumbuh di sekitar area tanaman dan juga menggemburkan tanah di area tanaman. Dengan cara ini, pupuk yang Anda berikan dapat diserap dengan baik oleh akar tanaman bayam merah.

Waspadalah terhadap hama yang dapat merugikan bayam merah

Hama sering mengganggu kesuburan tanaman bayam merah. Jika tanaman bayam Anda rentan terhadap serangan serangga, gunakan obat nyamuk secukupnya untuk membasmi cacing yang dapat merusak bayam merah Anda. Jika hama bayam Anda adalah jamur, gunakan fungisida yang kuat untuk melindungi bayam merah dari jamur.

Masa Panen Tanaman Bayam Merah

Bayam merah siap panen jika ukuran daunnya sama dan banyak. Tinggi tanaman bayam merah yang siap panen bervariasi antara 20 cm hingga 30 cm. Bagaimana cara memanen bayam merah?

Salah satu cara memangkas tanaman bayam adalah dengan mencabut bayam hingga ke akarnya. Hal lain yang bisa Anda coba adalah dengan merobek daun bayam dan mengoleskannya sendiri.

Tanaman bayam merah biasanya siap panen 20-25 hari setelah tanam. Namun jika ingin memakan biji bayam merah, pastikan menunggu sampai bayam berumur 40 atau 45 hari agar benih yang dipanen tahan lama dan bisa ditanam kembali.