PORTAL ASURANSI TERPERCAYA
Senin - Jumat 08:00 - 17:00 WIB
021 806 00 828 / 0812-8362-7588
Senin - Jumat 08:00 - 17:00 WIB
021 806 00 828 / 0812-8362-7588

Menyiasati kenaikan BBM bagi UMKM

Bisnis  |  01 September 2022  |   133 Pengunjung

Menyiasati kenaikan BBM bagi UMKM

Bisnis  |  01 September 2022 Menyiasati kenaikan BBM bagi UMKM

Menjalankan usaha sendiri, meski tergolong kecil, tetaplah patut dibanggakan dan harus diperjuangkan, apalagi jika bisa memberi kesempatan bagi orang lain untuk bisa bekerja, maka sudah pasti ini memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat sekitar.

Meski baru-baru ini pemerintah merencanakan menaikkan harga BBM karena subsidi yang selama ini dinilai membebani negara, sehingga semua kalangan masyarakat merasa ini seperti tantangan, ada juga yang menyebutnya mimpi buruk, tetap saja jika memang harus terjadi, perlu mempersiapkan beberapa rencana dan strategi, bagaimana ?

Mengurangi biaya produksi
Untuk usaha kuliner seperti warteg, banyak dari pedagang makanan yang tak sampai hati menaikkan harganya, lebih sering mengurangi ongkos produksi seperti takaran bumbu, kuantitas bahan utama, hingga rasa dari makanan itu sendiri, karena memang banyaknya dari kalangan masyarakat menengah kebawah sebagai pelanggan utamanya, hanya ini cara yang bisa dilakukan.

Memperpanjang durasi jam buka
Sebagai pelaku usaha sudah tentu wajib bekerja berkali-kali ekstra keras, toh untuk usahanya sendiri, tidak bisa terus menerus menggantungkan pada karyawannya, apalagi jika hal-hal yang tampak sulit, namun tetap menuntut tinggi bahkan dengan gaji yang relatif murah jika dibanding karyawan lainnya yang bebannya lebih ringan, maka solusinya si pemilik usaha bisa melanjutkan pekerjaan saat beberapa pekerjanya telah usai jam kerjanya.

Delivery
Jika dengan aplikasi ride hailing, biayanya bisa lebih mahal, karena terdapat beberapa charge termasuk ongkir yang ditentukan, dalam persaingan bisnis yang sulit dan ongkos yang berat tersebut, memberlakukan jasa pesan antar gratis pada pelanggan tetap, akan menaikkan value dan tetap memberikan keuntungan.

Mengurangi takaran
Masih untuk usaha kuliner, dengan mengurangi takaran porsi, seperti porsi nasi yang dijual, namun harga tetap sama, akan tetap bisa dimaklumi oleh pembeli dan tidak akan terlalu memberatkan biaya produksi, bagi pemilik usaha, namun ini adalah salah satu cara terbaiknya.

Menjalankan usaha, adalah suatu pekerjaan yang belum tentu bisa dijalani oleh siapapun, hanya orang yang bermental kuat dan memiliki pandangan luas, serta berpikiran ke depan yang mampu menjaga bisnisnya tetap sehat dan konsisten.

Bagi UMKM, selain kenaikan BBM yang memberatkan, kerugian bisnis adalah hal yang tidak di inginkan, bisa saja lokasi usaha yang mengalami kerugian akibat kecelakaan, ataupun pekerjanya yang mengalami lalai dalam bertugas hingga menyebabkan kecelakaan diri, agar hal ini tidak merugikan cashflow pebisnis, maka asuransi jiwa untuk pekerja adalah solusinya.(Arm)