PORTAL ASURANSI TERPERCAYA
Senin - Jumat 08:00 - 17:00 WIB
021 806 00 828 / 0812-8362-7588
Senin - Jumat 08:00 - 17:00 WIB
021 806 00 828 / 0812-8362-7588

Trend Work From Bali, berapa Budgetnya ?

Pariwisata  |  14 May 2022  |   35 Pengunjung

Trend Work From Bali, berapa Budgetnya ?

Pariwisata  |  14 May 2022 Trend Work From Bali, berapa Budgetnya ?

Work from Bali mulai banyak terdengar bahkan terbaca sekilas di sosial media, sederhananya, trend ini menjadi program pemerintah yang berniat mempromosikan pariwisata Bali, dengan program kerja secara remote dari jauh khususnya dari Bali, Menparekraf atau Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, mengajak trend ini sejak Juli 2021.

Salah satu tujuannya adalah mencoba menghidupkan sektor pariwisata di pulau Dewata ini yang sempat terdampak pandemi Covid-19, lokasi awal saat itu disebutkan untuk di daerah Nusa Dua, dan ditujukan utamanya bagi para ASN.

Meski begitu, sebelum ajakan dari Menparekraf ini, mode Work From Bali, sudah sering dilakukan oleh para pekerja hybrid di Indonesia, begitupun bagi para konten kreator ataupun traveler,
terlebih biaya akomodasi dan penerbangan bagi warga Jakarta dan sekitarnya, lebih terjangkau, selain Nusa Dua, terdapat area alternatif lainnya, seperti Denpasar, Seminyak, Kuta ataupun Ubud.

Berapakah Budgetnya ?
Budget yang dibutuhkan untuk per orangan apabila merencanakan perjalanan dan menginap beberapa waktu untuk program Work From Bali, dengan asumsi melalui Jakarta dengan penerbangan adalah dengan Citilink tiket termurah yaitu Rp 718,000 kita ambil waktu weekdays terdekat, yaitu Selasa 17 Mei 2022, dengan target kepulangan pada Kamis, 26 Mei 2022.

Sesampai di Bandara Internasional Ngurah Rai, tentu membutuhkan biaya transportasi menuju penginapan, dengan total kisaran Rp 120,000 dalam satu kali perjalanan dan jika perjalanan kembali ke Bandara membutuhkan dana yang sama, tentu Rp 240,000, sedangkan 8 hari perjalanan, untuk berkeliling kurang lebih membutuhkan Rp 800,000.

Penginapan sangatlah banyak jenisnya, seperti homestay, guesthouse, apartment, hotel sampai penginapan dengan aplikasi, dengan harga termurah Hotel bintang 2 bisa dimulai dengan biaya sebesar Rp 250,000 - Rp 400,000 per malam, ambil angka tengah di kisaran Rp 300,000 kalikan 8 hari, yaitu 2,4juta rupiah.

Untuk biaya makan, akan disarankan di tempat makan biasa-biasa saja, warung padang atau makanan lokal yang halal atau non halal, berada dikisaran angka Rp 40,000 Rp 60,000, kita perkirakan diangka tengah yaitu 50ribu, jika 3kali sehari mencapai Rp 150,000 dan dikalikan 8 hari, adalah 1,2juta rupiah.

Untuk budget belanja dan oleh-oleh, seperti di Joger atau Sukawati, mari budgetkan sekitar 800ribu rupiah, maka didapati totalnya, sekitar Rp 5.440.000,- dengan begitu selama 8 hari bekerja di Bali, biaya yang kamu butuhkan, jika dibulatkan sekitar Rp 5.500.000,- mahal atau murahnya biaya tersebut, bergantung dengan total pendapatanmu.

Bergantung juga apakah layak kamu menempuh gaya hidup seperti itu, asal jangan ikutan trend yang sedang hype, tidak harus dari Bali, jika ingin merasakan suasana berbeda dengan tema Mental Health, Work From kepulauan Seribu juga menjadi alternatif yang tidak kalah serunya, bahkan lebih mudah jika kamu harus ke Jakarta dalam hitungan jam.

Dalam bekerja dalam perjalanan, tentu terdapat risiko, dimana risiko tersebut sangat sulit dihindari, maka dibutuhkan kesadaran diri dengan pembagian alokasi dana sebagai pengaman, dalam hal ini asuransi, memberlakukan asuransi perjalanan dalam trip kemanapun, apapun latar belakangnya, adalah sebuah hal yang sudah seharusnya menjadi bucket list perjalananmu.(Armin)