PORTAL ASURANSI TERPERCAYA
Senin - Jumat 08:00 - 17:00 WIB
021 806 00 828 / 0812-8362-7588
Senin - Jumat 08:00 - 17:00 WIB
021 806 00 828 / 0812-8362-7588

Asuransi Proyek

Bisnis  |  14 May 2022  |   70 Pengunjung

Asuransi Proyek

Bisnis  |  14 May 2022 Asuransi Proyek

Pekerjaan konstruksi pembangunan, menjadi sektor yang terus dikerjakan dan terus tumbuh, meski begitu sangat berisiko besar, tentunya antisipasi dengan asuransi proyek adalah solusi untuk risiko besar yang akan terjadi, karena dengan asuransi konstruksi, terdapat assesment dari beberapa pihak yang juga merupakan ahli konstruksi sipil.

Serta ahli dalam manajemen mutu proyek secara bobot pekerjaan maupun finansial, baik tenaga kerja, bencana alam, material sampai bisnis konstruksi yang terlibat didalamnya, dengan proteksi ini, biasanya mencakup layanan asuransi jiwa, yang akan menyantuni ahli waris dan keluarga pekerja, dengan santunan tunai.

Artikel kali ini membahas lebih men-detail, mengenai pelaksanaan asuransi proyek untuk perlindungan pekerjaan konstruksi dari beberapa risiko sampai bisa menyelesaikannya tepat waktu.

Pengertian asuransi proyek 
Adalah satu dari beberapa asuransi umum yang bisa melindungi kerugian keuangan ataupun kecelakaan pekerja proyek konstruksi yang tentunya mengganggu proses pelaksanaan pekerjaan tersebut,secara umum, asuransi ini akan memberi jaminan atas pelaksanaan proyek konstruksi termasuk penjaminan alat dan tenaga kerja yang terlibat, karena umumnya, yang menjadi pertanggungan asuransi proyek adalah.

  • Bangunan fisik berupa gedung ataupun komersial 
  • Proyek infrastruktur
  • Alat penunjang proyek 
  • Nilai kontrak 
  • Material pemiliki atau dari supplier
  • Biaya demobilisasi
  • Proyek perlu diasuransikan

Pekerjaan proyek pembangunan sangatlah berisiko tinggi, meski sudah ditetapkan langkah mitigasi dan perencanaan matang, tenaga kerja yang sudah berpengalaman dan kontraktor maupun konsultan handal sekalipun, ditambahnya material dengan kualitas tinggi, tetap saja tidak bisa menjamin proyek bebas dari kegagalan ataupun kecelakaan.

Asuransi proyek sangatlah dianjurkan untuk pemakaiannya, dalam pelaksanaan pengerjaan proyek, baik infrastruktur maupun bangunan komersial, berikut beberapa manfaatnya

  1. Jaminan mitigasi risiko dalam bisnis pengerjaan proyek asuransi, dengan asuransi proyek ditambah surety bond.
  2. Jaminan kepastian dan keselamatan kerja, sehingga pemilik proyek tidak harus membayar sejumlah uang saat terjadi risiko pada pekerja.
  3. Penggantian atas kerugian finansial dari berbagai risiko seperti tanggung jawab hukum pihak ketiga (Third party liability) yang seringnya terjadi karena bencana alam ataupun kelalaian, termasuk diantaranya kerusakan alat, pencurian atau kerugian dalam masa pengerjaan.
  4. Mengurangi risiko korupsi, karena asuransi ini bersifat persyaratan ketat sebelum pengajuan asuransi disetujui.

Menghitung premi asuransi proyek

Persentase asuransi pekerja proyek dihitung berdasar beberapa faktor yang menyertainya, seperti lokasi, jenis proyek, siapa kontraktornya, pemilik proyeknya berapa lama perkiraan penyelesaian proyek, sampai jenis alat atau mesin yang akan digunakan.

Terdapat beberapa jenis premi asuransinya, yaitu Surety Bond, EAR ataupun CAR yang jelas berbeda penggunaan dan jaminannya, meski begitu terdapat formula perhitungan yang umum dipakai untuk menghitung biaya jasa asuransi proyek, yaitu 

Premi = JumlahPertanggungan X Suku berdasar persentase premi di jangka waktu proyek

Contohnya adalah, perusahaan X akan mengerjakan proyek pembangunan gedung sekolah dengan nilah pertanggungan sebesar satu miliar rupiah, terdapat Suku atau rate premi sebesar 0.1%, maka premi yang harus dibayarkan oleh perusahaan X untuk asuransinya adalah satu juta rupiah.

Asuransi Jaminan Proyek
Atau yang biasa disebut dengan Surety Bond, adalah sebuah produk asuransi yang sering ditawarkan oleh kontraktor, apabila kontraktor gagal dalam menyelesaikan tugasnya, maka pihak surety yang akan bertanggung jawab pada obligee untuk penyelesaian kewajibannya.

Erection All Risk
Jenis pertanggungan yang akan memberikan ganti rugi kerusakan alat dan mesin saat instalasi ataupun saat deplot untuk pengerjaan proyek konstruksi, tak terbatas pada kontruksi, biasanya EAR  juga memberikan jaminan pada pekerjaan pengeboran minyak maupun pembangkit tenaga listrik.

Biasanya yang dijaminkan adalah Kerusakan Material, dimana kerugian atau kerusakan fisik yang tidak berkaitan dengan proses instalasi mesin, juga tanggung jawab hukum pihak ketiga, yang
berhubungan erat dengan pekerja atau cedera pekerja yang melakukan instalasi alat, yang juga menyebabkan kerusakan harta benda, serta biaya hukum.

Dalam pengerjaan proyek yang berisiko, akan lebih baik apabila dicover dengan asuransi proyek, terlebih infrastruktur maupun komersil, karena asuransi proyek adalah solusi penanggulangan 
agar mencegah kerugian membesar, Artha Bina Bhayangkara sebagai broker asuransi ternama, menyediakan layanan konsultasi atas kebutuhan asuransi proyek yang dibutuhkan kontraktor maupun pemilik proyek.(Armin)