PORTAL ASURANSI TERPERCAYA
Senin - Jumat 08:30 - 17:30 WIB
Nomor Telp Asuransiku.id 021 806 00 828 / Nomor Whatsapp Asuransiku.id 0812 1234 7023
Instagram Asuransiku.id Facebook Asuransiku.id Youtube Asuransiku.id Twitter Asuransiku.id Linkedin Asuransiku.id
Senin - Jumat 08:30 - 17:30 WIB
Nomor Telp Asuransiku.id 021 806 00 828 / Nomor Whatsapp Asuransiku.id 0812 1234 7023

Olahraga Pembentukan Otot Tanpa Suplemen, Bisakah ?


Gaya Hidup dan Kesehatan  |  12 March 2021  |   20566 Pengunjung

Olahraga Pembentukan Otot Tanpa Suplemen, Bisakah ?

Gaya Hidup dan Kesehatan  |  12 March 2021 Olahraga Pembentukan Otot Tanpa Suplemen, Bisakah ?

Persepsi kebanyakan orang yang baru memulai olahraga pembentukan otot atau gym, adalah dengan bantuan suplemen atau vitamin, terlebih jika melihat sosok yang badannya jauh lebih besar dari rata-rata, seperti body para atlet gulat, bahkan banyak diantara kita yang terburu-buru melakukan judgemental bahwa orang tersebut menggunakan steroid, untuk steroid mungkin bisa kita bahas di lain waktu.

Hal yang seharusnya kita patuhi dalam pembentukan otot adalah : Pola Latihan, Asupan Protein, Pola Makan dan Jam Tidur

Baca Juga : Pengetahuan Dasar Olahraga Beban, Untuk Pemula

Untuk tujuan pembentukan otot dalam artikel ini, tim ASURANSIKU.id mengasumsikan bahwa kondisi tubuh pembaca yang mengikuti tips ini, dalam keadaan ideal, bukan dalam keadaan obesitas atau postur tubuh yang skinny, karena yang akan di jabarkan di artikel kali ini adalah pembentukan otot tanpa suplemen dengan postur tubuh ideal.

Baca Juga : Bisakah Bulking dan Cutting Bersamaan ?

Pola Latihan

Seperti yang sebelumnya pernah kami tulis, bahwa di artikel-artikel sebelumnya, bahwa otot yang baru saja di latih, perlu di istirahatkan minimal satu hari agar setelah proses recovery dapat berkembang, tapi bukan berarti sama sekali tidak boleh di gerakkan, tetap boleh namun bukan menjadi gerakan utama, semisal jika hari ini berlatih chess (dada) tentu besok melatih bahu dengan gerakan side lateral raise, tentu pada latihan gerakan tersebut, dada juga akan terlatih, namun jika kita fokus, beban latihan kita akan tertuju pada otot bahu yang akan mengembang nantinya.

Selain pola seperti itu, beban, set dan repetisi juga sangat berpengaruh, untuk pemula tidak di sarankan terlalu over, semisal untuk melatih bench press dapat 3 set dan 8 repetisi saja, jika minggu ini mampu mengangkat beban seberat 10kg, tentu minggu depan harus di tambah beban 2,5kg jika sanggup, jika tidak sanggup, carilah sparing partner untuk membackup, namun jika berlatih sendiri, sangat tidak di sarankan memaksa menambah beban.

Berbeda jika yang di latih adalah lengan, biceps atau triceps, mau tidak mau setiap minggunya beban harus di tambah, begitupun dengan set dan repetisi latihannya.

Asupan Protein

Selain Pola Latihan, Asupan Protein juga menjadi perhatian, jika tidak memakai suplemen dalam latihan pembentukan otot, tentu kamu harus surplus protein, baiklah mungkin bisa mengikuti tips berikut, awali hari dengan konsumsi protein dari putih telur bisa sebanyak 3 butir telur rebus, yang kemudian bisa di sambung dengan 2 buah pisang sebagai menu sarapan, untuk brunch time, dapat mengkonsumsi roti tawar 2 lembar lalu di tambah dengan kopi.

Pada siang hari, usahakan tidak mengkonsumsi nasi terlalu banyak, sedangkan lauk bisa menggunakan dada ayam fillet minimal 100gr atau 1 ons, dan sayur, usahakan tidak mengkonsumsi sayuran bersantan, sayur sop adalah ide yang menarik.

Sore hari sebelum latihan, bisa di awali dengan 2 buah pisang lagi, lalu kopi hitam manis atau teh manis hangat sedikitnya 20 menit sebelum latihan, lalu latihan bebanlah seperti biasa, dan setelahnya untuk pencegahan otot menyusut, dapat mengkonsumsi kembali telur ayam rebus, tambahkan porsinya, kali ini 4 butir saja dan ambil bagian putihnya saja, yang kemudian pada porsi makan malam, tetap konsumsi dada ayam , jika memungkinkan konsumsi 200gr potongan filetnya.

Pola Makan

Tidak jauh berbeda dengan poin pertama dan kedua, pola makan di sini lebih mengutamakan keseimbangan kalori dan TDEE beserta konsumsi protein harian, sedikitnya 1.5 x berat badan, jika berat badanmu 60kg, maka 1.5x60 = 90gr, adalah total kebutuhan protein harianmu, lalu, dengan cara makan seperti yang tertulis diatas, berapakah protein harian yang kamu dapatkan? mari berhitung, jika per butir putih telur terdapat 6gr maka, 6x7 = 42gr di tambah 4 buah pisang = 4gr, di tambah lagi protein dada ayam per 100g nya adalah = 31, maka 31x3 = 97gr, sehingga 42+4+97 = 139gr protein harian yang kamu dapat dengan cara asupan protein di atas.

See, tidak harus suplemen yang kompleks meskipun memang bermanfaat terlebih untuk energy tambahan, namun untuk pasokan protein, sudah sama mencukupinya.

Jam Tidur

Waktu tidur, adalah waktu bagi tubuh kita melakukan maintenance, apa yang kita makan hari ini dengan kandungan nutrisinya yang di serap tubuh, itulah yang di olah untuk memperbaiki sel yang rusak, semisal radiasi gadget yang merusak mata, kulit yang terbakar UV seharian, hingga otot yang baru saja kita latih, dimana terdapat kerusakan pada sel otot, dan kerusakan ini di perbaiki dengan protein untuk menjadi lebih besar, maka pastikan jam tidurnya tercukupi, jangan begadang, karena bagaimana bisa tubuh mu well recovered jika kamu dalam keadaan tidur kurang dari waktu yang ideal?.

Nah, beberapa cara di atas adalah jawaban bagi para pemula gym, apakah bisa membentuk otot tanpa suplemen / vitamin ? jawabannya bisa, asal mengikuti 4 hal di atas dengan teratur dan disiplin, bukan tempat gymnya yang mahal, bukan pula suplemen, bukan pula durasi latihanmu yang lama yang bisa membentuk ototmu menjadi besar, namun kesabaran dan konsisten juga 4 hal inti tersebutlah yang akan menentukan hasil dari pembentukan ototmu, jauhkan mindset untuk cepat muscle, terutama bagi kamu yang benar-benar baru banget nge-gym nya, toh ketika bodymu sudah terbentuk, bukan berarti saat itu kamu stop fitness nya kan?

Selamat mencoba, untuk olahraga apapun jenisnya tetap akan melatih pembentukan otot, dan menghasilkan tubuh yang sehat, untuk perlindungan kesehatan menyeluruh, jangan lupakan Asuransi Kesehatan bagi kamu dan juga keluargamu.(arm)