PORTAL ASURANSI TERPERCAYA
Senin - Jumat 08:00 - 17:00 WIB
021 806 00 828 / 0812-8362-7588
Senin - Jumat 08:00 - 17:00 WIB
021 806 00 828 / 0812-8362-7588

Untuk Pemotor yang Berkendara Di Tempat Gelap dan Sepi

Otomotif  |  28 January 2021  |   208 Pengunjung

Untuk Pemotor yang Berkendara Di Tempat Gelap dan Sepi

Otomotif  |  28 January 2021 Untuk Pemotor yang Berkendara Di Tempat Gelap dan Sepi

Mungkin jika kita sebagai pemotor yang memiliki mobilitas ke tempat yang itu-itu saja, dari rumah ke kampus, kampus ke tempat nongkrong, atau rumah ke tempat kerja, hingga ke sasana olahraga, rasanya tidak perlu ada persiapan khusus, tapi lain cerita jika kamu sedang berpetualang dengan kuda besi kesayangan untuk berkunjung ke daerah-daerah yang jarang di kunjungi, apakah itu ke kampung halaman teman, menjelajah tempat baru, tentu kamu butuh persiapan khusus untuk kendaraan roda dua ini.

Penerangan Tambahan
Kalau perjalananmu masih bisa di tunda sambil tunggu besok pagi akan lebih baik, tapi jika terpaksa, gunakan penerangan tambahan, jelas ini yang paling penting, bahwa penerangan standar di motormu biasanya kurang mendukung apalagi, jalan yang kamu lalui area perkebunan, jalan makadam, lintas hutan apalgi pegunungan, selain konsentrasi tinggi, penerangan yang memadai sangat di rekomendasikan.

Matikan Penerangan Otomatis
Umumnya motor keluaran terbaru sudah menerapkan lampu yang otomatis nyala sejak kita aktifkan kunci kontak saat di putar di posisi on, tidak seperti motor keluaran 2014 ke bawah yang penerangan lampu depan dan belakang masih di nyalakan manual, lalu untuk apa ? di beberapa daerah yang rawan kriminal dengan pembajakan kendaraan roda dua [baca:begal], banyak yang sudah mengenali calon korbannya dari jauh yang melintasi area gelap dan sepi, jika lampunya di nyalakan berarti kendaraan yang melintas sasaran empuk, karena bukan warga kampung sekitar, menurut informasi yang ASURANSIKU.id himpun dari situs-situs berita kriminal, beginilah kode etik dari para bromocorah tersebut, jadi ada baiknya, jika melewati area gelap dan sepi, si pengendara mematikan lampu utama dan melepas helm, agar nampak seperti akamsi (anak kampung situ).

Senter
Selain penerangan tambahan di motor, bagi kamu sang driver wajib membawa barang satu ini yang di letakkan pada jok atau tas, gunanya apabila terjadi kerusakan kecil sehingga kamu terpaksa harus berhenti dan memperbaikinya, tentu senter untuk menerangi titik perbaikan motormu.

Pengendara Lain
Jika kamu memang sendirian dan sedikitnya mengenal wilayah yang akan kamu lalui, ada baiknya sesaat sebelum memasuki 'gerbang' area kegelapan itu, kamu menunggu pengendara lain, lebih beruntung lagi kalau kamu menemukan rombongan besar, jangan lupa berkordinasi terlebih dahulu agar tidak terjadi salah paham, alih-alih ingin aman, malah kamu bisa di kira begal itu sendiri. Sebaiknya berjalan secara paralel jangan ber-jajar karena bisa membahayakan pengendara lain dan diri sendiri, sebaiknya berkendara dengan jarak aman dengan kecepatan sedang-tinggi.

Cuaca
Pada malam hari, cukup mudah mengenali malam itu akan hujan atau tidak, kuncinya pada bintang, apakah bintang benar-benar tidak ada? atau hanya sesekali muncul? di tambah angin yang berhembus, dingin menusuk tulang atau sekedar terasa hembusan angin ? jika ragu, gunakan informasi dari BMKG, apakah malam itu kamu akan menghadapi hujan ? kalau kamu ragu, ada baiknya perjalananmu di tunda.

Tentunya berkendara pada malam hari sangatlah beresiko, dari kemungkinan kecelakaan atau aksi kejahatan, bahkan potensi salah arah jika kita belum pernah melewati jalanan tersebut, dan pastikan kendaraanmu terlindungi oleh asuransi kendaraan, kini tidak hanya mobil, karena kendaraan roda dua sudah tersedia asuransinya dengan premi yang relati murah, selamat mencoba.