PORTAL ASURANSI TERPERCAYA
Senin - Jumat 08:30 - 17:30 WIB
021 806 00 828 / 0812 1234 7023
Senin - Jumat 08:00 - 17:00 WIB
021 806 00 828 / 0812 1234 7023

Demam Berdarah Bukan Sekedar Bintik Merah Biasa

Gaya Hidup dan Kesehatan  |  11 February 2020  |   114 Pengunjung

Demam Berdarah Bukan Sekedar Bintik Merah Biasa

Gaya Hidup dan Kesehatan  |  11 February 2020 Demam Berdarah Bukan Sekedar Bintik Merah Biasa

Indonesia di bulan Februari 2020 ini memasuki musim penghujan, waspada penyakit demam berdarah wajib dilakukan. Di Jawa Barat saja tidak sedikit yang meninggal diakibatkan DBD. Menteri kesehatan Bapak Terawan Agus Putranto melihat peristiwa ini sebagai sebuah peringatan.

DBD dikenal dengan ciri bintik pasien. Ruam merah serta bintik pasien DBD sangat beda dengan bintik merah digigit nyamuk biasa. Selain itu berikut ciri-ciri terserang demam berdarah.

Penyebab 
Bintik merah yang dialami pasien demam berdarah ditimbulkan karena kapiler pad pembuluh darah rusak. Bila kapiler pembuluh sudah rusak dapat menyebabkan darah rembes keluar lewat pembuluh darah menuju kulit hingga terlihat seperti bintik serta ruam merah. Gejala bintik DBD ini bisa muncul dan diawali suhu tubuh panas demam mendadak. Pecahnya kapiler menyebabkan pendarahan ringan dan hidung mimisan.
Waktu
Biasanya bintik merah bisa timbul di hari ketiga serta berlangsung lebih kurang 2-3 hari. Bintik atau timbul di leher, muka, dada. Bintik merah dapat berkurang di hari keempat lalu hilang di hari keenam. Bintik merah demam berdarah tida pudar warnanya sewaktu kulit direnggangkan. 
Gejala awal
Bintik merah munculnya begitu tiba-tiba. Pada DBD, dengan gejala awal panas tinggi secara mendadak. Setelah bintik merah timbul kemudian gejala lain misalnya kejadian syok dengan kondisi dehidrasi
Fase syok ini masuk kategori masa kritis. Hal ini bisa terjadi oleh karena trombosit turun dan berakibat kelainan pendarahan. Kondisi ini sering dikaitkan sebagai penyebab kematian DBD.
 
ASURANSIKU.id menjamin penderita Demam Berdarah pada masa asuransi wajib dibuktikan dengan hasil laboratorium dan surat keterangan dari pihak terkait.(RSV)