PORTAL ASURANSI TERPERCAYA
Senin - Jumat 08:00 - 17:00 WIB
021 806 00 828 / 0812-8362-7588
Senin - Jumat 08:00 - 17:00 WIB
021 806 00 828 / 0812-8362-7588

Tips berkendara tanpa emosi

Otomotif  |  28 August 2022  |   435 Pengunjung

Tips berkendara tanpa emosi

Otomotif  |  28 August 2022 Tips berkendara tanpa emosi

Sedang ramai dibahas di linimasa oleh netizen, tentang arogansi pengendara mobil yang marah terhadap supir bus transjakarta, hingga melakukan tindak kekerasan, hal ini sangat tidak patut dicontoh, beruntung orang di sebelah sang supir merekam dan menjadikan bukti untuk diproses pihak berwajib.

Meski hal ini tidak patut ditiru, terkadang supir bus pun memang acap kali melakukan ketidaksengajaan karena memang jalanan relatif padat dan row jalan kadang mengecil kadang membesar, maka dari itu kesadaran dan kesabaran dalam berkendara sangatlah dibutuhkan, lalu apa saja supaya tidak emosi dalam berkendara ?

Ada jokes menyebutkan bahwa, jika mampu berkendara di jalanan Jakarta, maka akan sanggup membawa kendaraan di jalanan manapun di seluruh Indonesia, itu karena saking ruwet dan menantangnya jalanan Jakarta, kemacetan, jalan yang membingungkan, pengendara lain yang lawan arah, ataupun petugas jalanan yang tak resmi yang biasa disebut polisi cepek yang perannya antara ada dan tiada.

Jangan agresif

Terlebih dalam berkendara, tidak perlu terlalu tergesa-gesa, maka dari itu rencanakan semua dari awal khususnya spare waktu, maka tidak perlu berhadapan dengan macet, sehingga setelah berhasil melewati kemacetan, tidak perlu tancap gas, bagaimanapun juga keselamatan adalah hal yang paling utama.

Selain itu berkeendara dengan kecepatan yang sedang, tetap akan membuat relax dan konsentrasi terkendali, berusahalah peka terhadap sekitar, fokus pandangan ke depan dan sesekali mencocokkan manuver kendaraan lain dari arah kanan ataupun kiri.

Peraturan lalu lintas

Patuh akan peraturan lalu lintas adalah kunci utama, karena seperti yang seringkali dituliskan petugas kepolisian bahwa "Pelanggaran adalah awal kecelakaan" hal ini sangatlah bisa dibenarkan, kita ambil contoh, apabila berkendara tanpa spion tentu ini melanggar UU lalu lintas, bayangkan jika berkendara tanpa spion, tentu bisa membahayakan pengguna jalan lain bukan.

Mengalah

Hal ini adalah yang tak kalah pentingnya, tidak perlu agresif dan berlapang dada lah dalam berkendara, terlebih saat berhadapan dengan pengendara lain yang ugal-ugalan, maka kamu adalah pelopor keselamatan dalam berkendara, tentunya kamu sudah mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya.

Doa dan niat

Yang terakhir adalah berdoa sesuai keyakinan masing-masing, karena dengan doa akan membuat kita lebih yakin akan keselamatan diri di jalan raya yang tidak menentu, niatkan juga untuk keselamatan diri dan pengguna jalan lain, sehingga fokusnya adalah keselamatan dan keamanan agar tidak mencelakakan pihak lain dan diri sendiri.

Tujuan setiap orang dalam mengendarai kendaraannya amatlah bervariasi, bisa menjadi sarana untuk bekerja sehingga mengejar waktu, bisa untuk having fun dengan kendaraan tersayang, sampai sekedar berkeliling dan membeli sesuatu, tergantung motifnya, tetaplah waspada agar selamat berkendara dan kendaraan tetap terjaga.

Persiapkan segalanya, yang terpenting adalah surat-surat yang wajib dibawa saat berlalu-lintas dengan kendaraan baik milik orang lain atau milik pribadi, siapkan mental agar bisa lebih bersabar, akan lebih baik apabila mobil terlindungi dengan asuransi mobil terbaik.(Arm)