PORTAL ASURANSI TERPERCAYA
Senin - Jumat 08:00 - 17:00 WIB
021 806 00 828 / 0812-8362-7588
Senin - Jumat 08:00 - 17:00 WIB
021 806 00 828 / 0812-8362-7588

Teknik Menanam Hidroponik

Peternakan,Peliharaan dan Pertanian  |  06 May 2021  |   258 Pengunjung

Teknik Menanam Hidroponik

Peternakan,Peliharaan dan Pertanian  |  06 May 2021 Teknik Menanam Hidroponik

Memahami teknik menanam hidroponik, yaitu bercocok tanam tanpa menggunakan media tanah dalam porsi besar, umumnya mix tanah dengan media lain misal dengan arang, pasir dan lain-lain, teknik ini sangat mudah di terapkan, serta sangat bermanfaat bagi yang memiliki lahan terbatas.

Namun sayangnya tidak semua jenis tanaman yang dapat di tumbuhkan dengan metode ini, yaitu : Melon, Timun, Tomat, Cabai, Paprika, Semangka, Selada. Maka ada beberapa teknik hidroponik yang dapat di terapkan, adalah.

1. Fertigasi atau Sistem Irigasi
Teknik ini banyak di pakai oleh para petani, konsepnya meneteskan larutan nutrisi secara simultan dengan porsi yang ideal, agar tumbuhan dapat asupan terbaik,
sayangnya hanya untuk jenis sayuran dan buah-buahan tertentu, seperti stroberi, melon, paprika, timun dll.

2. Water Culture
Cara yang di gunakan ini hanya cocok diaplikasikan pada tanaman skala kecil hingga menengah, termasuk penanaman komersial, meskipun paling mutakhir, cara ini tidak terlalu 
memakan biaya, karena cukup menggunakan beberapa bahan bekas, di tambah lagi, medianya pun tidak harus luas, dan hasil tanaman, tidak mudah layu.

3. Aeroponik
Adalah pengembangan hidroponik dengan sistem konvensional, cara penanamannya mudah diterapkan, yaitu dengan penyemprotan nutrisi,yang ditujukan langsung pada tanaman,
sesuai namanya, aero yang menggunakan udara, dan phonic yaitu penanaman, berdasar hal tersebut, kita tidak membutuhkan tempat untuk aliran udara agar penyimpanan larutan nutrisi tersimpan dengan baik.

Dengan cara seperti ini, banyak peningkatan kualitas pada hasil pertanian, dan pada tanaman, hasilnya tampak tumbuh segar.

Tertarik ? segera praktekkan dengan mengikuti gambar yang terlampir, apabila menanam sayur atau buah di lahan yang terbatas, dengan cara ini dapat menghasilkan buah atau sayur yang segar sehingga bisa di jual, tidak ada salahnya mencoba di lahan yang lebih luas, dan mencoba bercocok tanamn, jika sudah menjadi penghasilan pasti, jangan lupa asuransikan tanamanmu dengan asuransi pertanian.(Arm)